Rekaman Kajian Subuh, tanggal 17 Jan'13 oleh al Ustadz Asas el Izzi (Pengajar Ma'had Tunas Ilmu, Purbalingga) di Masjid Nurul Huda Bandara Ngurah Rai.
Ust Asas - Refleksi Rasa Syukur Kepada Allah
Dan juga rekaman kajian Kitab Tauhid oleh Ust Ainurrofiq LC pada setiap minggu subuh di awal bulan, di Masjid yang sama.
Ust Ainurrofiq - Sesembelihan yang ditujukan selain kepada Allah yang haram dan halal
Semoga Bermanfaat.
“Sesungguhnya di belakang kalian ada hari-hari dimana orang yang sabar ketika itu seperti memegang bara api. Mereka yang mengamalkan sunnah pada hari itu akan mendapatkan pahala lima puluh kali dari kalian yang mengamalkan amalan tersebut. Para Shahabat bertanya: ‘Mendapatkan pahala lima puluh kali dari kita atau mereka?’ Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam menjawab: ‘Bahkan lima puluh kali pahala dari kalian’ “. (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Hakim)
Senin, 21 Januari 2013
Selasa, 18 Desember 2012
Rekaman Daurah Al Ustadz Ali Basuki LC selama di Bali (14-17 Desember 2012)
Berikut rekaman dauroh 2 hari pembahasan kitab Fadhlul Islam yang diadakan di Bali, yang dimaterikan oleh Al Ustadz Ali Basuki LC ( Redaktur Majalah Akhwat, www.akhwat.web.id ) di Masjid Al Furqon, Jl Gatsu Barat-Denpasar, dan juga beberapa materi tambahan pada beberapa Masjid yang ada di Denpasar dan sekitarnya.
- Kebahagiaan Hakiki - Masjid Nurul Huda Bandara Ngurah Rai, 14-Des-2012
- Kesombongan Membawa Petaka - Masjid Sadr, Sesetan. 15-Des-2012
- Fadhlul Islam 1 - Masjid Al Furqon Denpasar, 15-Des-2012
- Fadhlul Islam 2 - Masjid Al Furqon Denpasar, 15-Des-2012
- Fadhlul Islam 3 - Masjid Al Furqon Denpasar, 16-Des-2012
- Fadhlul Islam 4 - Masjid Al Furqon Denpasar, 16-Des-2012
- Sebab Keterpurukan Umat Islam - Masjid Baitul Makmur, 15-Des-2012
- Sebab Keterpurukan Umat Islam (tanya jawab) - Masjid Baitul Makmur, 15-Des-2012
- Keutamaan Berdoa - Masjid Al Muhajirin Tabanan, 16-Des-2012
Dan mohon ma'af kalau ada beberapa file yang kualitas suaranya kurang bagus. InsyaAllah kalau ada rekaman yang lebih bagus, akan diperbaiki.
Semoga Bermanfaat
Senin, 17 Desember 2012
Rekaman Khutbah Jum'at Ustadz Luqman Ba'abduh di Masjid Ukhuwwah Bali
Rekaman Khutbah Jum'at yang disampaikan oleh Al Ustadz Luqman Ba'abduh di Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar, tanggal 14 Desember 2012.
Materi khutbah yang disampaikan adalah makna dari kalimat syahadat "Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah".
Rekaman bisa di download di Ust Luqman - Khutbah Jum'at
Semoga Bermanfaat
Materi khutbah yang disampaikan adalah makna dari kalimat syahadat "Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah".
Rekaman bisa di download di Ust Luqman - Khutbah Jum'at
Semoga Bermanfaat
Jumat, 07 Desember 2012
DAURAH ILMIYAH 2 HARI DI BALI
HADIRILAH & RAIH PAHALANYA !!
Daurah 2 hari di Denpasar - Bali.
Oleh Al - Ustadz Ali Basuki LC (Redaktur Majalah Akhwat)
Materi : Fadhlul Islam (Keindahan Islam)
Tanggal : 15&16 Desember 2012 (Sabtu & Ahad)
Waktu : Jam 09.30-Selesai
Tempat : Masjid Al-Furqon, Jln. Gatsu Barat-Denpasar Bali
Peserta : Umum
Kajian Tambahan :
* Jum'at Maghrib tanggal 14 Desember 2012 di Masjid Nurul Huda Bandara Ngurah Rai.
* Sabtu Subuh tanggal 15 Desember 2012 di Masjid Sadr, Sesetan.
* Minggu Subuh tanggal 16 Desember 2012 di Masjid Baitul Makmur Monang-Maning.
* Minggu Maghrib tanggal 16 Desember 2012 di Masjid Al Muhajirin, Bukit Sanggulan-Tabanan.
CP Dwi Santoso 087861876541
Edi Prayit 08123959617
Nasrun 0812147569990
Kamis, 25 Oktober 2012
Rekaman Kajian Bali Oleh Ustadz Mizan LC di Bali, tanggal 19-21 Oktober 2012
Rekaman Kajian oleh Ustadz Mizan Qudsiyah LC yang diadakan di Bali.
Sebab-Sebab Terjadinya Bencana & Musibah (Khutbah Jum'at) di Masjid Pecatu, 19 Oktober 2012
Makna "Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in" di Masjid Nurul Huda Bandara Ngurah Rai, 19 Oktober 2012
Tambahan rekaman kajian oleh Ustadz Fuad Hamzah Baraba dari Surabaya.
Keutamaan 10 Hari bulan Dzulhijjah, di Masjid Sadr Sesetan 20 Oktober 2012
Semoga Bermanfaat
Sebab-Sebab Terjadinya Bencana & Musibah (Khutbah Jum'at) di Masjid Pecatu, 19 Oktober 2012
Makna "Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in" di Masjid Nurul Huda Bandara Ngurah Rai, 19 Oktober 2012
Tambahan rekaman kajian oleh Ustadz Fuad Hamzah Baraba dari Surabaya.
Keutamaan 10 Hari bulan Dzulhijjah, di Masjid Sadr Sesetan 20 Oktober 2012
Semoga Bermanfaat
Kamis, 11 Oktober 2012
Pelajaran dari Kutaib Shifat Azzaujah Assholihah karya as-Syaikh Abdul Rozzak bin Abdul Muhsin al 'Abbad al Badr II
** Bagian 8
Lanjutan pembahasan hadits sebelumnya…
# DIANTARA SIFAT-SIFAT ISTRI YANG BURUK #
@ al-Mutabarrijaat (المُتَبَرِّجَاتُ)
“dan seburuk-buruk istri kalian adalah yang suka bertabarruj”, yakni yang suka bersolek dengan perhiasannya dan keluar rumah dengan perhiasannya itu, keluar dengan menampakkan kemolekan dan kecantikannya, baunya yang wangi, perhiasan-perhiasannya yang sehingga dengan itu ia menjadi penolong bagi syaithon untuk merusak masyarakat.
Maka wanita yang suka bertabarruj dengan sifat seperti ini pada hakikatnya ia telah keluar untuk menjadi tentara iblis dan penolongnya dalam membuat kerusakan dan membukakan pintu kepada iblis dalam menyebarkan fitnah dan kekejian terhadap orang-orang yang beriman.
@ al-Mutakhoyyilaat (المُتَخَيِّلاَتُ)
Maknanya berasal dari kata “khuyala”, yaitu kesombongan. Ada keterkaitan antara tabarruj dan kesombongan. Seorang wanita yang suka berhias, berdandan, memakai wewangian dan tampil cantik tidaklah ia keluar ke jalan atau ke pasar dengan sifat yang tawadhu’kepada Alloh ta’ala, bahkan ia keluar dengan perasaan tinggi, angkuh, sombong dan merasa ujub terhadap dirinya, penampilannya dan tingkah lakunya?! Begitulah kelaziman antara kesombongan dengan tabarruj, sebagaimana ada juga keterkaitan antara kesantunan dengan rasa malu.
Seorang wanita yang santun memiliki rasa malu dan hatinya dipenuhi rasa malu, dibandingkan dengan wanita yang suka bertabarruj dimana ia telah melepaskan jilbab rasa malu dan mengenakan jilbab kesombongan, ujub dan keangkuhan yang akan mendatangkan bahaya bagi kehidupan rumah tangganya, bahkan seluruh kehidupannya.
Oleh karena itu wanita yang memiliki sifat demikian disebut seburuk-buruk wanita, Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda:
“Ghurob al-A’shom” adalah burung gagak yang di kedua sayap dan kakinya ada sedikit warna putih. Bagaimana engkau akan bisa melihat adanya ghurob al-a’shom di antara burung-burung gagak yang hitam legam? Ghurob al-a’shom ini termasuk yang paling langka, kebanyakan burung gagak itu seluruh tubuhnya berwarna hitam kelam. Maka pada sabda beliau shollallohu alaihi wa sallam: “Mereka tidak akan masuk surga kecuali seperti ghurob al-a’shom” terdapat ungkapan betapa sedikitnya di antara wanita-wanita seperti itu yang akan masuk ke dalam surga, karena sifat burung gagak yang seperti ini sangat jarang sekali.
Kemudian yang semisal hadits ini adalah sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam:
Mengapa beliau melihat kebanyakan wanita itu penghuni neraka?
Lanjutan pembahasan hadits sebelumnya…
وَشَرُّ
نِسَائِكُمُ المُتَبَرِّجَاتُ المُتَخَيِّلاَتُ وَهُنَّ المُنَافِقَاتُ ،
لاَ …يَدْخُلْنَ الجَنَّةَ إلاَّ مِثْلَ الغُرَابِ الأعْصَمِ
“…Dan sejelek-jelek istri kalian adalah wanita yang suka bertabarruj
(bersolek) dan sombong, mereka itu adalah wanita-wanita munafik, mereka
tidak akan masuk surga kecuali seperti ghurob al-a’shom (sejenis burung
gagak yang langka, pent).” [HR. al-Baihaqi 7/82 dan dishohihkan
al-Albani dalam ash-Shohihah no. 1849]# DIANTARA SIFAT-SIFAT ISTRI YANG BURUK #
@ al-Mutabarrijaat (المُتَبَرِّجَاتُ)
“dan seburuk-buruk istri kalian adalah yang suka bertabarruj”, yakni yang suka bersolek dengan perhiasannya dan keluar rumah dengan perhiasannya itu, keluar dengan menampakkan kemolekan dan kecantikannya, baunya yang wangi, perhiasan-perhiasannya yang sehingga dengan itu ia menjadi penolong bagi syaithon untuk merusak masyarakat.
Maka wanita yang suka bertabarruj dengan sifat seperti ini pada hakikatnya ia telah keluar untuk menjadi tentara iblis dan penolongnya dalam membuat kerusakan dan membukakan pintu kepada iblis dalam menyebarkan fitnah dan kekejian terhadap orang-orang yang beriman.
@ al-Mutakhoyyilaat (المُتَخَيِّلاَتُ)
Maknanya berasal dari kata “khuyala”, yaitu kesombongan. Ada keterkaitan antara tabarruj dan kesombongan. Seorang wanita yang suka berhias, berdandan, memakai wewangian dan tampil cantik tidaklah ia keluar ke jalan atau ke pasar dengan sifat yang tawadhu’kepada Alloh ta’ala, bahkan ia keluar dengan perasaan tinggi, angkuh, sombong dan merasa ujub terhadap dirinya, penampilannya dan tingkah lakunya?! Begitulah kelaziman antara kesombongan dengan tabarruj, sebagaimana ada juga keterkaitan antara kesantunan dengan rasa malu.
Seorang wanita yang santun memiliki rasa malu dan hatinya dipenuhi rasa malu, dibandingkan dengan wanita yang suka bertabarruj dimana ia telah melepaskan jilbab rasa malu dan mengenakan jilbab kesombongan, ujub dan keangkuhan yang akan mendatangkan bahaya bagi kehidupan rumah tangganya, bahkan seluruh kehidupannya.
Oleh karena itu wanita yang memiliki sifat demikian disebut seburuk-buruk wanita, Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda:
وَشَرُّ
نِسَائِكُمُ المُتَبَرِّجَاتُ المُتَخَيِّلاَتُ وَهُنَّ المُنَافِقَاتُ ،
لاَ يَدْخُلْنَ الجَنَّةَ إلاَّ مِثْلَ الغُرَابِ الأعْصَمِ
“dan seburuk-buruk istri kalian adalah yang suka bertabarruj lagi
sombong, mereka itulah wanita-wanita munafik. Mereka tidak akan masuk
surga kecuali seperti ghurob al-a’shom.”“Ghurob al-A’shom” adalah burung gagak yang di kedua sayap dan kakinya ada sedikit warna putih. Bagaimana engkau akan bisa melihat adanya ghurob al-a’shom di antara burung-burung gagak yang hitam legam? Ghurob al-a’shom ini termasuk yang paling langka, kebanyakan burung gagak itu seluruh tubuhnya berwarna hitam kelam. Maka pada sabda beliau shollallohu alaihi wa sallam: “Mereka tidak akan masuk surga kecuali seperti ghurob al-a’shom” terdapat ungkapan betapa sedikitnya di antara wanita-wanita seperti itu yang akan masuk ke dalam surga, karena sifat burung gagak yang seperti ini sangat jarang sekali.
Kemudian yang semisal hadits ini adalah sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam:
يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ، تَصَدَّقْنَ وَأَكْثِرْنَ الِاسْتِغْفَارَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ
“wahai kaum wanita, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar, karena
sesungguhnya aku melihat kebanyakan kalian adalah penghuni neraka.” [HR.
al-Bukhori no. 304 & 1462 dari hadits Abu Said rodhiyallohu anhu,
dan Muslim no. 79 dari hadits Ibnu Umar rodhiyallohu anhu]Mengapa beliau melihat kebanyakan wanita itu penghuni neraka?
Pelajaran dari Kutaib Shifat Azzaujah Assholihah karya as-Syaikh Abdul Rozzak bin Abdul Muhsin al 'Abbad al Badr
Bismillah..
As-Syaikh Abdul Rozzak al Badr hafidzahullah adalah seorang ulama yang mengajar di Masjid Nabawi, beliau sudah beberapa kali datang ke Indonesia. Beliau merupakan putra dari seorang ulama ahli hadist yang masih ada dijaman ini yang bernama as-Syaikh Abdul Muhsin al'Abbad al-Badr hafidzahullah, dan kitab صفات الزوجة الصالحة merupakan salah satu karya dari as-Syaikh Abdul Rozzak al Badr. Kitab tersebut bisa di download Disini
*************************
# Ghozwul Fikri!! Perang Pemikiran Terhadap Kesucian & Kemuliaan Kaum Muslimah #
Saat ini kita hidup di zaman dimana kaum wanita kita diperangi dengan peperangan dahsyat yang belum pernah terjadi dalam masa-masa yang lalu, melalui majalah, media dan sarana-sarana lainnya yang bertujuan untuk menghancurkan kesucian wanita, kemuliaannya, kesempurnaannya, perhiasannya, keimanannya, akhlaknya dan keutamaannya.
Kaum wanita terdahulu tidak banyak menerima ajakan-ajakan yang rusak, kenakalan-kenakalan dan pemikiran-pemikiran yang menyimpang, melainkan hanya melalui sarana-sarana yang sangat terbatas, berupa teman yang buruk atau yang semisalnya yang akan memberi pengaruh buruk kepadanya.
Sedangkan saat ini, pemikiran-pemikiran sampah, kejelekan dan kerusakan dari seluruh penjuru dunia bisa sampai kepada kaum wanita walaupun ia berada di dalam rumahnya tanpa perlu keluar rumah.
Pemikiran-pemikiran itu masuk ketika Ia duduk di dalam kamarnya di depan sebuah layar televisi, internet, atau dengan membaca majalah-majalah rendahan, sehingga masuklah semua kerusakan itu kedalam akalnya, pikirannya dan hatinya.
Sehingga ia sangat butuh untuk menutup semua jendela kejelekan, jalan-jalan keburukan dan pintu-pintu masuk kepada kerusakan, agar ia bisa menjadi seorang wanita yang sholihah, suci, dan taat kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.
Dan ini merupakan tanggung jawab yang besar pula bagi siapa saja yang Alloh telah beri amanah dalam mengurus kaum muslimah, baik orang tuanya, walinya, ataupun suaminya. Dan ini adalah perkara yang besar yang sangat membutuhkan perhatian dan penjagaan.
Aku (Syaikh Abdurrozzaq) katakan: dalam permasalahan ini, begitu sedikitnya peringatan dan begitu jarangnya orang yang mengingatkan akan sifat-sifat keimanan, sifat-sifat yang utama dan sifat-sifat yang baik yang seharusnya seorang wanita muslimah berhias dengannya, bersamaan dengan itu nampak kelemahan pada kebanyakan wanita dan tersebar pada mereka sedikitnya rasa malu dan sedikitnya ilmu agama, serta nampak diantara mereka berbagai macam kekurangan dan kerusakan.
Selanjutnya, inilah penjelasan tentang sifat-sifat istri sholihah, aku memohon kepada Alloh al-Karim Robb arsy yang agung untuk mencatatnya sebagai kebaikan dan sebagai manfaat, dan menjadikannya sebagai kunci kebaikan dan penutup kejelekan. Dan menjadikannya sebagai petunjuk bagi hati, perbaikan bagi jiwa dan penghubung dengan Robb semesta alam, untuk mendapatkan ridho-Nya dan menggapai kecintaan-Nya subhanahu wa ta’ala, dan menjauhkan dari apa-apa yang membuat-Nya jalla wa ‘ala murka dan marah.
** Bagian 1
Rosululloh shollallhu alaihi wa sallam bersabda:
“Bersemangatlah terhadap apa-apa yang bermanfaat bagimu” : bersungguh-sungguh mencari sebab-sebab yang bermanfaat dan wasilah-wasilah yang berguna yang dengannnya dapat tercapai kebaikan dan mewujudkan dengannya hidayah.
“dan mintalah pertolongan kepada Alloh” : jadilah orang bersandar kepada-Nya dan bertawakal kepada-Nya, yang mencari pertolongan-Nya, yang berharap dari-Ny agar Alloh memberimu taufiq, meluruskanmu, dan mengukuhkanmu, dan memberikan pertolongan untukmu dalam kebaikan dan istiqomah.
Ini adalah kaidah yang besar yang mengitari seluruh kebaikan.
** Bagian 2
Sifat Istri yang Sholihah yang pertama : taat kepada Alloh subhanahu wa ta’ala, dan memelihara diri ketika suaminya tidak ada.
Hal ini sebagaimana yang datang dari surat an-Nisa’ dalam menyebutkan sifat-sifat istri sholihah :
Alloh tabaroka wa ta’ala berfirman:
Potongan ayat ini mengandung banyak faidah tentang sifat-sifat istri yang sholihah, faidahnya mencakup seluruh sifat dan keutamaan yang mulia bagi wanita sholihah.
Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa wanita sholihah adalah yang memiliki 2 sifat berikut ini:
As-Syaikh Abdul Rozzak al Badr hafidzahullah adalah seorang ulama yang mengajar di Masjid Nabawi, beliau sudah beberapa kali datang ke Indonesia. Beliau merupakan putra dari seorang ulama ahli hadist yang masih ada dijaman ini yang bernama as-Syaikh Abdul Muhsin al'Abbad al-Badr hafidzahullah, dan kitab صفات الزوجة الصالحة merupakan salah satu karya dari as-Syaikh Abdul Rozzak al Badr. Kitab tersebut bisa di download Disini
*************************
# Ghozwul Fikri!! Perang Pemikiran Terhadap Kesucian & Kemuliaan Kaum Muslimah #
Saat ini kita hidup di zaman dimana kaum wanita kita diperangi dengan peperangan dahsyat yang belum pernah terjadi dalam masa-masa yang lalu, melalui majalah, media dan sarana-sarana lainnya yang bertujuan untuk menghancurkan kesucian wanita, kemuliaannya, kesempurnaannya, perhiasannya, keimanannya, akhlaknya dan keutamaannya.
Kaum wanita terdahulu tidak banyak menerima ajakan-ajakan yang rusak, kenakalan-kenakalan dan pemikiran-pemikiran yang menyimpang, melainkan hanya melalui sarana-sarana yang sangat terbatas, berupa teman yang buruk atau yang semisalnya yang akan memberi pengaruh buruk kepadanya.
Sedangkan saat ini, pemikiran-pemikiran sampah, kejelekan dan kerusakan dari seluruh penjuru dunia bisa sampai kepada kaum wanita walaupun ia berada di dalam rumahnya tanpa perlu keluar rumah.
Pemikiran-pemikiran itu masuk ketika Ia duduk di dalam kamarnya di depan sebuah layar televisi, internet, atau dengan membaca majalah-majalah rendahan, sehingga masuklah semua kerusakan itu kedalam akalnya, pikirannya dan hatinya.
Sehingga ia sangat butuh untuk menutup semua jendela kejelekan, jalan-jalan keburukan dan pintu-pintu masuk kepada kerusakan, agar ia bisa menjadi seorang wanita yang sholihah, suci, dan taat kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.
Dan ini merupakan tanggung jawab yang besar pula bagi siapa saja yang Alloh telah beri amanah dalam mengurus kaum muslimah, baik orang tuanya, walinya, ataupun suaminya. Dan ini adalah perkara yang besar yang sangat membutuhkan perhatian dan penjagaan.
Aku (Syaikh Abdurrozzaq) katakan: dalam permasalahan ini, begitu sedikitnya peringatan dan begitu jarangnya orang yang mengingatkan akan sifat-sifat keimanan, sifat-sifat yang utama dan sifat-sifat yang baik yang seharusnya seorang wanita muslimah berhias dengannya, bersamaan dengan itu nampak kelemahan pada kebanyakan wanita dan tersebar pada mereka sedikitnya rasa malu dan sedikitnya ilmu agama, serta nampak diantara mereka berbagai macam kekurangan dan kerusakan.
Selanjutnya, inilah penjelasan tentang sifat-sifat istri sholihah, aku memohon kepada Alloh al-Karim Robb arsy yang agung untuk mencatatnya sebagai kebaikan dan sebagai manfaat, dan menjadikannya sebagai kunci kebaikan dan penutup kejelekan. Dan menjadikannya sebagai petunjuk bagi hati, perbaikan bagi jiwa dan penghubung dengan Robb semesta alam, untuk mendapatkan ridho-Nya dan menggapai kecintaan-Nya subhanahu wa ta’ala, dan menjauhkan dari apa-apa yang membuat-Nya jalla wa ‘ala murka dan marah.
** Bagian 1
Rosululloh shollallhu alaihi wa sallam bersabda:
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ
“Bersemangatlah terhadap apa-apa yang bermanfaat bagimu, dan mintalah pertolongan kepada Alloh” [HR. Muslim no. 2664]“Bersemangatlah terhadap apa-apa yang bermanfaat bagimu” : bersungguh-sungguh mencari sebab-sebab yang bermanfaat dan wasilah-wasilah yang berguna yang dengannnya dapat tercapai kebaikan dan mewujudkan dengannya hidayah.
“dan mintalah pertolongan kepada Alloh” : jadilah orang bersandar kepada-Nya dan bertawakal kepada-Nya, yang mencari pertolongan-Nya, yang berharap dari-Ny agar Alloh memberimu taufiq, meluruskanmu, dan mengukuhkanmu, dan memberikan pertolongan untukmu dalam kebaikan dan istiqomah.
Ini adalah kaidah yang besar yang mengitari seluruh kebaikan.
** Bagian 2
Sifat Istri yang Sholihah yang pertama : taat kepada Alloh subhanahu wa ta’ala, dan memelihara diri ketika suaminya tidak ada.
Hal ini sebagaimana yang datang dari surat an-Nisa’ dalam menyebutkan sifat-sifat istri sholihah :
Alloh tabaroka wa ta’ala berfirman:
فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّه
…“Oleh sebab itu wanita-wanita yang sholihah, ialah yang taat kepada
Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah
telah memelihara (mereka).”[an-Nisaa’: 34]Potongan ayat ini mengandung banyak faidah tentang sifat-sifat istri yang sholihah, faidahnya mencakup seluruh sifat dan keutamaan yang mulia bagi wanita sholihah.
Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa wanita sholihah adalah yang memiliki 2 sifat berikut ini:
Langganan:
Postingan (Atom)

